Senin, 4 Mei 2026 Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Medan kembali mendapat kepercayaan untuk berkontribusi dalam perumusan kebijakan ekonomi tingkat regional. Pada kegiatan Sumatra Economic Dialogue (SED) Triwulan II yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

Diskusi dalam SED Triwulan II ini mengupas berbagai isu fundamental yang berpotensi mempengaruhi stabilitas makroekonomi wilayah Sumatera. Salah satu fokus utama adalah perumusan langkah antisipatif bagi para stakeholders perekonomian dalam memitigasi risiko dampak konflik Timur Tengah, khususnya yang berkaitan dengan tekanan pada sisi produksi maupun permintaan. Forum ini juga membedah secara kritis apakah tren kenaikan harga komoditas ekspor Sumber Daya Alam (SDA) akan mampu memberikan windfall profit bagi Sumatera, mengingat di saat yang bersamaan terdapat tekanan permintaan riil serta lonjakan biaya distribusi. Sebagai respon atas tantangan tersebut, dibahas pula sejauh mana urgensi dari upaya diversifikasi pasar ekspor dan substitusi impor perlu dilakukan, lengkap dengan rumusan dukungan kebijakan yang relevan.
Dialog ini juga turut menyoroti aspek percepatan pertumbuhan melalui skema investasi dan industrialisasi. Bapak Dr. Paidi, SE., M.Si bersama jajaran lainnya merumuskan langkah-langkah riil yang perlu diimplementasikan guna mendukung investasi strategis, terutama yang berfokus pada industrialisasi dan hilirisasi di kawasan Sumatera. Dalam sesi ini, ditekankan pula pentingnya merumuskan pesan yang solid dan sinergis kepada pemerintah maupun calon investor mengenai bentuk dukungan yang krusial untuk direalisasikan. Guna menopang seluruh agenda besar tersebut, kajian komprehensif terkait opsi serta skema pembiayaan alternatif turut disiapkan agar realisasi investasi strategis di Sumatera dapat berjalan optimal.
Keterlibatan aktif ISEI Cabang Medan dalam Sumatra Economic Dialogue ini menegaskan komitmen nyata organisasi untuk terus mengawal ketahanan dan kemajuan ekonomi daerah. Melalui sumbangsih pemikiran diharapkan rumusan-rumusan strategis yang dihasilkan dalam forum Bank Indonesia ini dapat diadopsi menjadi landasan kebijakan yang adaptif dan solutif.

