Rabu, 29 Agustus 2025 – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Medan Koordinator Sumatera Utara berkolaborasi dengan LPS, USU dan NIAS menggelar workshop Literasi Keuangan Seputar Lembaga Penjamin Simpanan yang dihadiri 250 dosen dan mahasiswa di Universitas Nias, kota Gunung Sitoli.

Dr. Paidi, SE., M.Si selaku Ketua ISEI Cabang Medan Koordinator Sumatera Utara dan juga Wakil Dekan III FEB USU membuka acara dalam sambutannya menggambarkan bagaiman aktivitas menabung di Bank itu masih belum secara optimal dimulai dari usia muda. selain itu, beliau menyampaikan ulasan singkat terkait dengan indeks literasi keuangan masyarakat indonesia yang telah meningkat mencapai 65,43% dengan tingkat inklusi keuangan sebesar 75,02%. sehingga kondisi ini menunjukkan masyarakat lebih banyak menggunakan teknologi keuangan namun belum memahami sebenarnya bagaimana memanfaatkanya dengan baik dan benar.

Sementara itu, Kepala LPS 1 Muhammad Yusron dalam sambutannya menyampaikan “prinsip dasar dalam kegiatan perbankan adalah kepercayaan. LPS hadir untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menabung di bank yang aman dan mengelola keuangan kita secara lebih aman.” beliau optimis dapat mendorong kepercayan masyarakat untuk menabung di bank. ia juga menyampaikan terimakasih kepada Universitas Nias dalam mendukung penyelenggaraan workshop literasi ini.

Plt Rektor UNIAS, Delipiter Lase, SE., M.Pd Mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan dan hadir mengikuti rangkaian kegiatan workshop ini. beliau menyambut baik seluruh rekan dari ISEI Cabang Medan, LPS dan USU serta menyampaikan terimakasih kepada seluruh tim atas kolaborasi bersama dengan Universitas Nias untuk menyelenggarakan workshop ini.

Narasumber dalam kegiatan ini merupakan staff Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan Lembaga Penjamin Simpanan I, Mikhael Christopel Purba. Narasumber juga menyampaikan pesan bahwa teman-teman peserta workshop dapat membantu dalam menyebarluaskan informasi seputar tugas peran dan fungsi LPS, serta penjaminan simpnaan di bank kepada masyarakat luas, mulai dari keluarga terdekat, teman-teman, serta orang lain sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal LPS. dalam sesi tanya jawab juga terlihat antusias para peserta mulai dari dosen hingga mahasiswa.

